IHSG Anjlok 8,01 Persen, Dasco Bersama OJK dan Kapolri Sambangi Bursa
BankPedia.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat siang, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena “trading halt”. Dalam kunjungan itu, Dasco meminta bursa terus memperbaiki diri dan membuka ruang bagi pendapat lembaga rating internasional, termasuk Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Dasco datang bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Frederica Widyasari dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. “Kami memonitor serta meminta kepada bursa untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan,” kata Dasco saat konferensi pers di BEI.
MSCI Dinilai Lebih Cepat dari Jadwal
Dasco menyebut MSCI semestinya baru melakukan review atau konsultasi pada November. Namun, pada Jumat dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB), MSCI sudah mengeluarkan semacam review. Menurutnya, OJK dan bursa sebenarnya sudah menjalankan proses untuk mengakomodasi hal tersebut. “Sebenarnya bahwa bursa juga sudah melakukan proses-proses dalam rangka mengakomodir review-review yang sebenarnya baru akan di bulan November tetapi kemudian dalam hal ini OJK dan bursa sudah melakukan proses-proses tersebut,” kata dia.
DPR juga telah menggelar rapat koordinasi pada hari yang sama dengan bursa, OJK, Danantara, dan pihak kepolisian. “Semua pihak akan memberikan keterangan sesuai dengan porsi masing-masing,” kata dia.
IHSG Anjlok Delapan Persen
Sebelumnya, IHSG melemah sekitar delapan persen pada Jumat pagi hingga menembus batas trading halt. Penyebabnya adalah pengumuman MSCI yang membuka konsultasi untuk mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.
IHSG dibuka turun 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92. Indeks LQ45, yang berisi 45 saham unggulan, merosot 49,14 poin atau 8,33 persen ke posisi 540,95.
Dari sisi analis, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata memaparkan skenario pergerakan indeks dalam kajiannya di Jakarta, Jumat. “Apabila support 5.828 ditembus, tekanan koreksi berpotensi berlanjut untuk menutup gap di area 5.805-5.744 dan 5.704-5.695, dengan level 5.700 menjadi support psikologis berikutnya.
Jika level tersebut turut jebol, IHSG berisiko melemah lebih dalam menuju 5.300, yang merupakan area previous low,” ujar Liza.
