Sabtu, 24 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Perdagangan RI-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Ratifikasi I-EAEU FTA Ditargetkan Rampung 2026

✍️ Mita Kurniasari 🕒 17 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026). Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026). Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Foto: Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

BankPedia.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov di Bogor, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026). Dalam pertemuan itu, kedua pihak menjajaki perluasan kemitraan pelaku usaha, penguatan kapasitas industri nasional, serta kolaborasi di sektor perkapalan dan kedirgantaraan.

Pertemuan ini menindaklanjuti pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada September 2026, serta hasil Sidang Komisi Bersama (SKB) Ke-14 RI-Rusia di Kazan pada Mei 2026. Sejalan dengan arahan Presiden, Airlangga mendorong penguatan kerja sama ekonomi dan industri lewat kemitraan antarpelaku usaha, perluasan peluang investasi, kerja sama teknologi, dan pengembangan kapasitas industri.

“Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi, memperluas kemitraan antarpelaku usaha, serta memastikan berbagai peluang kerja sama dapat ditindaklanjuti menjadi langkah-langkah konkret yang memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Menko Airlangga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Perdagangan Kedua Negara Terus Tumbuh

Total perdagangan Indonesia dan Rusia pada 2025 mencapai 4,84 miliar dollar AS, naik sekitar 21,6 persen dari 3,98 miliar dollar AS pada 2024. Komoditas seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, produk pertanian, dan pupuk menjadi bagian penting dalam hubungan dagang tersebut.

Delegasi Bisnis Rusia di Trade Expo Indonesia 2026

Airlangga menyambut baik kehadiran delegasi bisnis Rusia di Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, yang berlangsung 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, sebagai momentum memperkuat hubungan antarpelaku usaha dan membuka peluang kemitraan komersial baru. Kehadiran itu merupakan tindak lanjut partisipasi Indonesia sebagai negara mitra dalam pameran INNOPROM di Yekaterinburg pada Juli 2026. Pertemuan bisnis selama TEI diharapkan mendorong diversifikasi perdagangan serta memperluas kerja sama investasi dan industri.

Manturov menekankan bahwa hubungan antarpelaku usaha merupakan faktor utama dalam memperluas kerja sama perdagangan dan ekonomi. Menurutnya, membangun kontak bisnis menjadi kunci.

“Perusahaan-perusahaan kami menghadiri pertemuan business-to-business (B2B) dengan mitra potensial Indonesia, serta forum bisnis dengan sesi tematik mengenai perdagangan, investasi, dan kerja sama industri,” ujar DPM Manturov.

Ratifikasi I-EAEU FTA Ditargetkan Rampung 2026

Kedua pihak juga membahas perkembangan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Perjanjian ini diharapkan membuka akses pasar lebih luas bagi produk unggulan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, tekstil, dan furnitur, sekaligus memperkuat hubungan dagang dengan negara anggota EAEU.

Proses ratifikasi disebut telah mendekati tahap akhir. Kedua pihak berharap seluruh prosedur selesai sebelum akhir 2026 agar perjanjian dapat segera berlaku efektif (entry into force/EIF) dan memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha kedua negara.

Sektor Strategis yang Disepakati

Di akhir pertemuan, Airlangga dan Manturov sepakat memperkuat kerja sama di sektor pertanian, teknologi, industri, dan pengembangan rantai pasok, dengan harapan kolaborasi terus berkembang secara berkelanjutan.

Pertemuan turut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi serta Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan.

MK
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update