Jumat, 30 Okt 2026 Gaya HidupHukum & KriminalNasionalPolitikEkonomi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

BNI Perkuat Pembiayaan UMKM di Jember, Usaha Sapu Ijuk Ken Dedes Terima KUR Rp200 Juta

✍️ Irfan Maulana 🕒 27 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
BNI Jember menyalurkan KUR sebesar Rp200 juta untuk mendukung pengembangan usaha sapu ijuk Ken Dedes milik Karyati di Semboro, Kabupaten Jember.
BNI Jember menyalurkan KUR sebesar Rp200 juta untuk mendukung pengembangan usaha sapu ijuk Ken Dedes milik Karyati di Semboro, Kabupaten Jember. Foto: Generated by AI

BankPedia.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Salah satu penerima fasilitas pembiayaan tersebut adalah usaha sapu ijuk Ken Dedes milik Karyati di Desa Semboro, Kecamatan Semboro, yang memperoleh KUR sebesar Rp200 juta dari BNI Kantor Cabang Jember.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan lokasi usaha dan memperkuat kapasitas bisnis yang dijalankan Karyati bersama suaminya.

Ken Dedes memproduksi sapu ijuk serta perlengkapan rumah tangga dengan pelanggan dari berbagai segmen, antara lain instansi, perkantoran, pedagang keliling, dan masyarakat umum.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, dukungan terhadap pelaku usaha produktif merupakan bagian dari komitmen perseroan memperluas akses pembiayaan dan memperkuat aktivitas ekonomi di daerah.

"BNI Jember terus berupaya hadir lebih dekat dengan pelaku usaha melalui pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas bisnisnya. Melalui KUR BNI, kami ingin membantu usaha-usaha produktif yang telah memiliki pasar dan prospek agar dapat terus berkembang secara sehat dan berkelanjutan," ujar Okki.

Dalam kegiatan operasionalnya, Ken Dedes melibatkan lima tenaga kerja. Proses produksi mencakup pengolahan serabut ijuk, pemasangan gagang, pengepresan sesuai ukuran, hingga pengemasan produk.

Usaha ini juga terhubung dengan pemasok bahan baku dan komponen produksi dari Bondowoso, Lumajang, serta Puger di Kabupaten Jember.

Okki menilai, keterkaitan antara produsen, pekerja, pemasok, dan jaringan penjualan menjadi salah satu potensi ekonomi yang dapat diperkuat melalui akses pembiayaan.

"Usaha produktif di daerah memiliki rantai ekonomi yang cukup luas. Ketika kapasitas usahanya meningkat, manfaatnya juga dapat dirasakan oleh tenaga kerja, pemasok, hingga jaringan penjualan yang terlibat. Karena itu, kami berharap pembiayaan KUR dapat memberikan multiplier effect bagi ekonomi masyarakat," katanya.

BNI memastikan penyaluran KUR tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap prosedur, serta kesesuaian pembiayaan dengan kebutuhan dan kapasitas usaha.

Selain permodalan, perseroan juga mendorong penguatan UMKM melalui pendampingan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar.

BNI berharap pembiayaan kepada usaha produktif seperti Ken Dedes dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas kesempatan kerja, dan mendukung penguatan ekonomi lokal.

IM
Irfan MaulanaPenulis
Rino Arfian
Rino ArfianEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update